WHAT'S NEW?
Loading...

Pilih Tukang Harian atau Jasa Borongan? Kenali Bedanya!

Tukang Bangunan Borongan dan Tukang Harian

Saat Anda sedang berencana membangun rumah, tentu Anda membutuhkan tenaga tukang bangunan. Ada dua macam sistem upah yang diterapkan saat membayar jasa tukang bangunan tersebut. Pertama, ada sistem harian, lalu ada sistem borongan. Pastikan bahwa Anda sudah mengetahui perbedaan antara keduanya sebelum menggunakan jasanya.

Sistem harian
Karena sistemnya yang dibayar secara harian, maka sistem tukang ini memiliki kelebihan yaitu tukang tersebut akan bekerja terus karena setiap harinya akan langsung dibayarkan upahnya. Karena hal ini pula, jika dalam jangka waktu beberapa hari pertama pekerjaan tukang ini ternyata tidak memuaskan atau tidak sesuai dengan ekspektasi, maka Anda dapat menghentikan pekerjaannya dan mencari tukang yang lain untuk menggantikan tanpa harus menunggu sampai proyek tersebut selesai.
Untuk membuat pekerjaan tukang menjadi efisien, Anda terlebih dahulu harus sudah menyiapkan material serta gambar teknik yang menerangkan apa saja yang perlu diganti, dirobohkan dan dibangun. Penggunaan tukang harian ini lebih cocok jika digunakan untuk merenovasi pekerjaan-pekerjaan yang ringan seperti mengecat ruangan, mengganti pintu, membongkar keramik dan lain-lain. Material harus kita sediakan dengan jumlah yang cukup agar tukang dapat bekerja secara terus menerus tanpa terganggu oleh jumlah material yang kurang atau malah habis sama sekali. Hal ini penting agar produktivitas tukang dan pekerja dapat tetap terjaga.
Tidak perlu menyediakan bujet untuk proyek bangunan sekaligus, Anda bisa secara bertahap mencicil pekerjaan sesuai dengan kemampuan dana yang ada. Untuk melakukan renovasi atau perbaikan, Anda bisa memulai dari hal yang paling penting dahulu untuk bisa diprioritaskan. Lalu sisanya bisa Anda lanjutkan di kemudian hari ketika dana sudah mencukupi.
Anda juga memerlukan waktu lebih untuk mengawasi pekerjaan tukang tersebut. Pastikan bahwa mereka bekerja secara optimal dan efektif. Karena mungkin saja mereka mengulur waktu saat bekerja sehingga semakin lama proyek tersebut dan tentunya mereka akan mendapatkan upah yang semakin besar jumlahnya. Hal ini tentu akan merugikan Anda. Untuk menghindarinya, buatlah kontrak perjanjian mengenai waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikannya.

Sistem borongan
Pada sistem borongan, ada dua pola borongan, yaitu borongan secara keseluruhan dan borongan upah tenaga saja. Perbedaannya tentu, pada sistem borongan upah tenaga, Anda hanya membayar upah tukang saja. Sedangkan materialnya tetap Anda siapkan sendiri.
Pembayaran tenaga tukang juga dibedakan menjadi dua, berdasarkan ukuran per meter persegi, misalnya dengan nominal yang sudah ditentukan dikalikan dengan luas bangunan tersebut. Cara ini cukup menyulitkan jika di tengah-tengah proses, Anda ingin mengganti rencana karena akan berpengaruh terhadap besar nominal yang pada awalnya sudah disepakati dan akan menyebabkan terjadinya perubahan harga.
Cara kedua adalah dengan menghitung upah per satuan pekerjaan. Untuk upah pemasangan keramik, dihitung dengan nominal tertentu yang juga akan dikalikan  sesuai dengan luasnya. Sebaliknya, sistem seperti ini malah mempermudah Anda untuk bisa mengganti desain rencana bangunan.
Anda juga harus mempertimbangkan perihal material bangunan yang termasuk ke dalam upah borongan. Karena tidak menutup kemungkinan jika Anda menyerahkan pembelian material bangunan kepada tukang, akan terjadi mark-up harga yang dilakukan oleh tukang tersebut.
Jasa borongan memang biasanya cenderung lebih mengedepankan kecepatan. Hal ini karena apabila proyek ini selesai lebih cepat, maka tukang pemborong akan mendapatkan penghasilan yang lebih besar. Begitu pula sebaliknya, jika semakin lama selesai, semakin sedikit juga penghasilan yang didapat, bahkan bisa mengalami kerugian. Sehingga tak jarang juga jika menggunakan jasa pemborong, mereka cenderung mengedepankan kecepatan pekerjaan dibandingkan dengan kualitas pekerjaan itu sendiri.

Setelah Anda mengetahui kedua perbedaan ini, pertimbangkanlah dengan baik, manakah yang lebih cocok dengan keadaan Anda untuk proyek tersebut. Jangan sampai salah pilih!

0 komentar:

Posting Komentar